ANALISIS KASUS PERKEMBANGAN ANAK
Dosen Pengampu : Dr. Hj Hadi Machmud M.Pd

Description: C:\Users\ASUS\Pictures\LOGO IAIN.jpg

Tugas Ini Disusun Untuk memenuhi Salah Satu Tugas Matakuliah
Psikologi Kepribadian
Program Studi Manajemen pendidikan Islam
Semester V
Oleh  :

Helmy b/16010103005


FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI KENDARI
KENDARI
2018

HASIL ANALISIS
Biodata Anak
Nama               : Mudarni Nurul Aisya
Umur               : 15 Tahun
Alamat            : Jln. Khairil Anwar Lrng Wuna (Puuwatu)
Agama             : Islam
Jenis kelamin   : Perempuan
            Darni adalah anak pertama dari 4 bersaudara, yang berumur 15 tahun yang bertempattinggal di puuwatu. Darni sekarang duduk dibangku kelas 1 SMA 6 kendari yang berlokasi tak jauh dari rumah, anak pertama dari 4 bersaudara ini memilih tinggal bersama saudara dari mamanya yang kerap di sapa Om Kodam. Alasan lebih memilih tinggal di rumah saudara dari mamanya ini karena kondisi keluarga yang sering terjadi cekcok oleh kedua orangtuanya. Darni merupakan anak yang memiliki tingkat kecerdasan yang sangat baik, acapkali ketika dalam Susana ulangan disekolahnya anak ini begitu santai dalam malakoni pembelajaran-pembelajaran yang akan di ujiankan berbeda dengan anak-anak pada umumnya yang mana ketika dalam Susana ujian maka mereka akan belajar terus menerus. Contohnya ketika esok hari diadakan ujian mata pelajaran matematika maka dia tidak akan mempersiapkan untuk belajar pada malam hari seperti anak-anak apada umumnya tetapi dia belajar itu memilih dan melihat kondisi yang sedang ia rasakan, kalau dia merasa Mud untuk  belajar maka dia akan mempersiapkan ujianya itu dengan baik tanpa menunggu teguran untuk belajar dari om nya tadi tetapi ketika muncul rasa malas maka dia tidak akan memperdulikanya tetapi bukan berarti imbas dari ketidakpedulian tadi berdampak pada nilainya, malah dengan belajar sekilas pun dia bisa memahami dengan mudah. Disamping itu darni merupakan anak yang kurang peduli dengan hal-hal yang terjadi disekitaranya, yang mana ketika terjadi masaalah maka dia menggagap bahwa setiap masalah itu pasti ada solusinya sehingga bisa terselesaikan dengan baik. Disamping itu keadaan yang menuntut dia harus bersikap dewasa sebagai seorang kakak dan melihat dari kondisi orangtuanya tadi maka mau tidak mau dia harus memberikan contoh yang baik untuk adik-adinya artinya anak sulung perempuan itu bahunya harus sekuat baja dan hatinya harus setegar karang.
            Ada beberapa hal yang berkaitan antara kasus tersebut dengan teori Carl Rogers dan teori Carl Gustav Jung yaitu:
1.  Timbulnya kondisi Mud yang kerapkali dirasakan oleh darni itu merupakan sifat yang wajar, dimana menurut teori humanistic bahwasanya setiap individu itu mempunyai cara belajar yang berbeda dengan individu lain. Setiap individu mempunyai potensi dan keingginan untuk mencapai aktualisasi diri. Oleh karena itu, strategi dan pendekatan dalam proses pengajaran dan pembelajaran hendak dirancang dan disusun mengikuti kehendak dan perkembangan emosi pelajar itu.
2. Timbulnya rasa kedewasaan yang dirasakan itu merupakan tuntutan dari keadaan yang terjadi disekitarnya artinya menurut teori Carl Gustav Jung bahwasanya yang mempengaruhi hal itu terjadi karena ada Ego yang berperan penting dalam menentukan pendapat, pikiran, perasaan, dan ingatan yang biasa disadari. Tanpa ego jiwa manusia bisa kacau, oleh karena itu ego berusaha memelihara keutuhan adalam kepribadian

Komentar